Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Memilih Bisnis di Masa Sulit, Siapapun Bisa Memulainya

Memilih Bisnis di Masa Sulit, Siapapun Bisa Memulainya

Sebagai seorang Muslim, Anda tentunya ingin mencari bisnis atau pekerjaan yang mendatangkan penghasilan tidak bercampur baur antara yang halal dan haram. Memilih model bisnis yang dapat memberikan keuntungan, tanpa membutuhkan banyak modal, bahkan nyaris tanpa modal adalah hal yang bisa Anda lakukan saat ini.

Jika memilih menjadi produsen untuk suatu produk, tentunya membutuhkan dana atau modal awal yang sangat besar, karena produsen tidak hanya bicara tentang cara memproduksi yang baik, banyak dan benar. Lebih daripada itu, produsen membutuhkan tenaga kerja, membuutuhkan branding produk, promosi besar-besaran, teknik marketing yang handal, kualitas produksi dan masih banyak lagi perihal yang harus dipertimbangkan, agar menjadi sebuah produk yang dikenal dan disukai konsumen.

Bagi pemula, memilih bisnis dengan cara memproduksi produk sendiri, tentulah menjadi hal sulit, belum lagi jika memilih memproduksi barang atau sesuatu yang sudah terlebih dahulu ada di pasaran. Maka, banyak hambatan yang perlu dipertimbangkan, sebelum bisnis tersebut Anda jalani.

Menjadi seorang pebisnis, tidak harus memiliki pendidikan tinggi, ijazah yang bertumpuk dan sederatan gelar yang panjang, meskipun tidak sedikit orang-orang yang berpendidikan tinggi, memiliki ide cemerlang dan sukses membangun dunia bisnis. Namun, tidak sedikit pula orang yang hanya tamatan sekolah dasar, bahkan tidak tamat SD pun masih bisa sukses membangun kerajaan bisnis. Kunci keberhasilan dari sebuah bisnis itu adalah kemauan dan tekad yang kuat, bukan modal yang besar.

Baca Juga : Raih Penghasilanmu Bersama Evermos

Saat ini, memulai bisnis tidak sesulit zaman sebelum kita mengenal smartphone atau android, saat ini bahkan dari dalam kamar saja, dengan memanfaatkan media sosial dan dari gengaman, seseorang sudah bisa untuk mulai berbisnis, fokus dalam hal ini adanya kemauan seseorang untuk berjualan. Ya...9 dari 10 pintu rezeki adalah perniagaan atau berjualan.

Penulis buku best seller 7 Keajaiban Rezeki Ippho Santosa mengatakan, kita cukup memulai bisnis dari ‘angka 5’ atau ‘angka 6’. Maksudnya? Kita cukup menjualkan saja. Serahkan produksi, perizinan, desain, merek dll kepada pihak lain yang lebih ahli dan lebih berpengalaman.

Saat ini, menjualkan produk milik orang lain sering dikenal dengan sebutan “reseller atau dropship”. Menjadi reseller adalah langkah awal seseorang untuk membangun bisnisnya dengan modal minim, bahkan bisa tanpa modal.

Coba Anda lihat di sekeliling Anda, adakah orang yang memproduksi sesuatu ? maka ini merupakan lahan bagi Anda yang memiliki keinginan untuk dapat penghasilan, yaitu dengan menjadi resellernya atau orang yang menjualkan barangnya. Apakah dalam agama kita, menjadi reseller itu diperbolehkan ? sangat boleh, bahkan nabi sendiri juga merupakan seorang reseller, beliau tidak memilih untuk memproduksi barang sendiri, namun beliau berdagang ke negeri syam adalah menjual produk atau dagangan orang lain.

Maka, bagi kita umatnya hari ini banyak peluang bisnis, peluang itu bisa Anda lirik di sekitar tempat tinggal. Dengan memilih memulai bisnis dengan menjajakan barang atau produksi orang lain, Anda sidah bisa memiliki bisnis dan memulainya dengan modal minim, bahkan nyaris tanpa modal.

Bagaimana jika saya kurang bisa promosi dengan cara konvensional kepada konsumen, maka Anda sebenarnya tidak perlu bingung. Di era digital hari ini, Anda dapat memnafaatkan gadget milik Anda, daripada sosial medianya diisi dengan curhatan yang tidak jelas, megapa tidak dimanfaatkan untuk memperomosikan produk orang lain, dari menawarkan produk orang lain, silahkan Anda jual di atas harga yang Anda dapatkan dari si pemilik produk, maka Anda sudah bisa meraup keuntungan dan memiliki bisnis.

Nah, itulah cara yang dapat Anda lakukan saat ini, memilih bisnis di masa sulit, siapapun bisa memulainya. Seperti anda, saya dan semua orang yang memiliki kemauan untuk memulainya.

Post a Comment for "Memilih Bisnis di Masa Sulit, Siapapun Bisa Memulainya"