Inilah Adab Bertamu dalam Islam

Bertamu merupakan bagian dari cara kita untuk menyambung silaturahmi sesama Muslim. Sehingga dalam bertamu ke rumah tetangga ataupun saudara seiman ini, tentulah harus memenuhi adab yang sesuai dengan tuntunan dalam Islam. Jangan sampai kita bermaksud menyambung silaturrahmi, yang didapatkan justru memutus dan memberi jarak hubungan silaturrahmi antara kita.
Adab Bertamu dalam Islam
Oleh sebab itu, untuk menghindari agar tidak terjadi rusaknya hubungan silaturrahmi. Penting untuk mengetahui adab-adab yang harus kita laksanakan dalam bertamu ke rumah orang lain. Dalam tulisan kali ini saya akan menyampaikan adab dalam bertamu ke rumah tetangga kita sesama Muslim

1. Ucapkanlah Salam Sebelum Masuk Rumah.
Ya..ketika kita telah berada di luar rumah yang akan kita masuki tersebut. Hendaklah mengucapkan salam dan mengetuk pintu terlebih dahulu. Meskipun rumah yang kita akan bertamu itu dalam kondisi terbuka. Jangan sampai masuk nyelonong saja. Budayakan mengucapkan salam terlebih dahulu.

Sedangkan jika rumah dalam keadaan tertutup dan kita telah mengetuk pintu dan mengucapkan salam sebanyak tiga kali, namun yang punya rumah belum juga menjawab salam kita dan belum juga membuka pintu. Sebaiknya segera kita segera tinggalkan rumah tersebut. Kemungkinannya adalah si pemilik rumah sedang tidak berada di dalam rumah. Ataupun jika ada, ia sedang tidak ingin menerima tamu. Hal ini bahkan diingatkan oleh Firman Allah berikut ini :

Jika kamu tidak menemui seorangpun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu: Kembali (saja)lah, maka hendaklah kamu kembali. Itu bersih bagimu dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. An-Nuur : 28).

2. Jangan Mengetuk Pintu Terlalu Keras
Mengetuk pintu terlalu seakan sedang marah, akan menyebabkan si pemilik rumah merasa tidak nyaman dengan kehadiran kita. Hal ini dapat menyebabkan kehadiran kita justru menjadi hal yang tidak mereka senangi.

3. Jangan Mengintip ke Dalam Rumah
Meskipun tujuan kita untuk memastikan apakah pemilik rumah berada di dalam rumah ataupun tidak, mengintip baik melalui jendela kaca dan sebagainya, tidak baik dilakukan. Karena menajga kehormatan pemilik rumah. Bisa jadi si pemilik rumah yang biasa kita temui menutup aurat. Karena sedang berada di dalam rumahnya sendiri ia membuka aurat. Hadist Nabi :

Andaikan ada orang melihatmu di rumah tanpa izin, engkau melemparnya dengan batu kecil lalu kamu cungkil matanya, maka tidak ada dosa bagimu.”(HR. Bukhari Kitabul Isti’dzan)

Itulah mengapa kita dilarang untuk mengintip ke dalam rumah yang akan kita kunjungi tersebut karena mendatangkan hal yang tidak baik.

4. Jangan Berlama-Lama Bertamu
Jika dirasakan urusan kita telah selesai di rumah kita bertamu, segeralah pulang dan tinggalkan. Karena bisa jadi orang yang kita akan bertamu ke rumahnya sedang capek pulang kerja dan butuh istirahat. Maka tidak berlama-lama di rumah orang untuk bertamu adalah cara beradab bertamu.

5. Mengucapkan Salam saat Akan Meninggalkan Rumah 
Salam merupakan do'a dari kita untuk saudara kita yang lain, maka memperbanyak salam sangat dianjurkan dalam Islam, termasuk ketika kita telah selesai bertamu ke rumah orang dan kita mengucapkan salam saat akan pergi meninggalkan rumah orang tersebut.

Nah, itulah beberapa adab kita dalam bertamu ke rumah orang lain dan rumah saudara kita sesama Muslim tentunya. Semoga artikel ini bermanfaat.
Advertisement
Loading...

1 komentar:

avatar

Trims sudah di remind. Yang paling sering saya temui itu mengintip ke dalam rumah. Secara etika juga emang gak sopan banget, mau bertamu pake ngintip-ngintip segala. Nah kalo saya pas lagi gak pake baju, piye????

Tulis Komentar