Pendidikan Anak dalam Islam

Pendidikan Anak dalam Islam

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. ( wikipedia )

Pendidikan anak dalam Islam adalah proses pembelajaran yang dilakukan oleh orangtua kepada anaknya dalam rangka memberikan pemahaman tentang perilaku dan kebiasaan dalam hidup, pendidikan dalam Islam mengantarkan manusia yang beriman dan berbudi pekerti yang luhur.

Anak yang baru dilahirkan ke atas dunia ini, semuanya suci dan tidak memiliki dosa, meskipun orangtua mereka adalah orang yang berdosa, tidak ada dosa keturunan dalam Islam. Karena bayi yang dilahirkan itu suci, kewajiban orangtua merekalah yang akan menjadikan ia menjadi anak yang baik ataupun sebaliknya.

Pendidikan di Indonesia memiliki jenjang mulai dari terendah sampai perguruan tinggi, namun pendidikan utama yang didapatkan oleh anak adalah pendidikan dalam rumah tanggga( keluarga ). Bagaimana ia dididik di rumah, akan seperti itulah ia tumbuh besar nantinya.

Semua orangtua tentunya sangat bangga memiliki anak yang berprestasi saat mereka telah beranjak usia sekolah. Namun lebih bangga lagi jika sang anak memiliki prestasi dan berperilaku terpuji.

Sebagai orangtua kita berkewajiban mendidika anak-anak kita menjadi anak yang shaleh dan shalehah, sehingga pendidikan anak dalam Islam itu adalah bagaimana kita mampu menanamkan nilai-nilai keislaman dalam diri sang anak.

Pendidikan dalam keluarga di dalam agama Islam dimulai dengan pengenalan terhadap seluk beluk ibadah dan kewajiban mereka terhadap Islam, sehingga hal ini akan menjadikan mereka mengerti bahwa menjadi Muslim, ada kewajiban yang harus dilaksanakan.

Beberapa hal berikut merupakan perihal yang harus kita ajarkan dan tanamkan dalam diri anak kita, agar menjadi anak yang shaleh dan shalehah :

1. Menanamkan Tauhid dan Aqidah yang Benar
Anak yang kita didik sejak bayi haruslah kita tanamkan dalam dirinya mengenai tauhid ( ketuhanan ) siapa Tuhannya, dan siapa yang harus mereka sembah. Jika hal ini tidak kita biasakan dan perkenalkan sejak kecl, bukan tidak mungkin anak menjadi tidak tahu tentang pencipta langit dan bumi ini.

Luqmanul Hakim mengajarkan kepada anaknya sejak anaknya kecil bahwa jangan sekali sekali mepersekutukan Allah dan Allah adalah Tuhan kita satu-satunya.

Dalam Al-Qur'an dijelaskan tentang nasehat Luqmanul Hakim kepada anaknya, yaitu sebagai beikut :

Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezhaliman yang besar”.(Luqman: 13)

Jika suatu hari ia tumbuh menjadi seorang remaja, ia akan menyadari bahwa kalimat " Lailaha Illalah Muhammadarrasulullah " adalah kalimat syahadat yang wajib diakuinya sepanjang hayat.

2. Mengajarkan Anak Mengenal Ibadah dalam Islam

" Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku "
(QS. Adz Dzariyat: 56).

Sebagai manusia kita diciptakan oleh Allah SWT untuk beribadah, oleh sebab itu pendidikan kepada anak yang kedua yaitu mengenalkan kepada mereka tentang ibadah, suruh mereka melaksanakan shalat. Jika ia tidak mau paksa dengan cara yang halus dan penuh nasehat.

Beritahu mereka bahwa shalat adalh kewajiban yang tidak bisa dihindari, bahkan shalat merupakan tiang agama. Jadika mereka merasa bahwa shalat adalah kebutuhan dalam hidupnya.

3. Ajarkan Anak tentang Al-Qur'an dan Hadits
Pedoman hidup kita adalah Al-Qur'an dan Hadits, jangan sampai anak-anak kita tidak bisa membaca Al-Qur'an dan tidak mengenal Hadits, karena jika kita berpegang teguh kepada keduanya. Niscaya tidak akan tersesat selamanya.

4. Ajarkan kepada Anak tentang Perintah dan Larangan
Terkadang anak-anak melakukan suatu kesalahan, sebanarnya mereka melakukan hal itu bukan karena mereka sengaja, tetapi dikarenanakan ketidak tahuan merekalah, maka berbuat hal demikian. Untuk itu sebagai orangtua ktia harus mengajarkan kepada anak-anak kita tentang apa saja hal yang wajib dilakukan dan apa saja yang harus ditinggalkan.

5. Ajarkan Mereka Berpakaian Syar'i
Betapa banyak kita perhatikan hari ini, anak lebih senang mengikuti trend dalam berpakaian. Terkadang pakaian yang sedang trend itu tidak menunjukkan identitas mereka sebagai orang Islam. Mulai sejak dini ajarkanlah mereka untuk senantiasa berpakaian syar'i ( menutup aurat ) agar mereka terhindar dari siksaan api neraka.

Demikianlah artikel mengenai Pendidikan Anak dalam Islam, semoga bermanfaat untuk kita selaku orangtua dalam Islam, semoga anak-anak kita tumbuh menjadi anak yang shaleh dan shalehah. Aaamiiin.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :

NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner