Lewat Radio Bocah Buta Ini, Mampu Menghafal Al-Qur'an

- 18.32
Membaca Al-Qur'an adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Agama Islam, bahkan selagi kita berpegang teguh kepada Al-Qur'an maka kita tidak akan tersesat buat selamanya.
Lewat Radio Bocah 5 Tahun Ini, Mampu Menghafal Al-Qur'an
Di Era modern banyak media yang bisa kita gunakan dalam membaca Al-Qur'an bahkan dengan android yang ada dalam genggaman kita juga bisa memiliki Aplikasi Qur'an yang banyak dapat kita Download.

Namun terkadang kecanggihan dan kemudahan yang telah diberikan oleh kemajuan teknologi, terkadang membuat umat Islam itu sendiri mengabaikan rutin membacanya.

Membaca Al-Qur'an luar bisa pahalanya diberikan oleh Allah SWT, jangankan 1 halaman Al-Qur'an bahkan tiap satu huruf Al-Qur'an akan bernilai kebaikan dan pahala disisi Allah SWT.

Namun tidak semua orang yang beruntung bisa membaca dan mempelajari Al-Qur'an itu dengan sempurna, karena kondisi yang dialaminya. Seperti bocah buta asal Jeddah, Arab Saudi ini. Ia harus berusaha keras untuk bisa membaca  Al-Quran disebabkan karena kebutaan yang dialaminya.

Namun baginya tidak ada kata menyerah ia terus berusaha belajar membaca dan menghafal Al-Qur'an melalui telinga yang bisa mendengar dengan baik yang diberikan oleh Allah SWT.

Dilansir dari halaman Arab News, Anak berusia 5 tahun yang diberi nama oleh orang tuanya "  Hussein Mohammad Tahir yang berdomisili di Jeddah, Arab Saudi.

Ayahnya bercerita bahwa, dia membelikan anaknya radio yang berisi siaran khusus bacaan Al-Qur'an sehingga anaknya dapat mengembangkan kebiasaan mendengarkan tentang bacaan dan ajran-ajaran yang terdapat dalam Al-Quran.

" Aku bahkan tidak membayangkan bahwa anakku ini akan mendapatkan manfaat luar biasa dari mendengarkan radio " ujar ayahnya, selama tiga tahun ternyata tanpa disadari ayahnya, Hussein telah menghafal Al-Qur'an melalui radio.

Setelah mereka pindah ke Jeddah anaknya meminta ayahnya membawanya ke Masjid Nabawi, disanalah betapa terkejutnya ayahnya bahwa anaknya telah banyak hafal Al-Qur'an.

Sehingga Ayahnya Mohammad Tahir, mengatakan : ia membawa anaknya ke beberapa guru dan orang-orang yang banyak hafalan Qur'annya untuk mengecek kembali hafalan anaknya, ternyata dari beberapa Guru menyampaikan bahwa hafalan Hussein sudah bagus, dan hanya perlu menambahkan beberapa pelajaran ilmu Qur'an saja lagi.

Kemudian Hussein dididik dilingkaran para Penghafal Al-Qur'an di Masjid Nabawi. " Ini membuat saya bersyukur bahwa dengan kegiatan positif ini dan kelebihan yang diberikan oleh Allah kepada anaknya membuat Hussein melupakan dengan kondisi kekurangannya yang lahir dalam keadaan buta.' Ucap penuh syukur Ayah Hussein.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search