Sulitnya Bersyukur

- 16.49


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sulitnya Bersyukur
Allah telah melimpahkan begitu banyaknya nikmatnya untuk kita, mulai bangun tidur sampai kita kembali tidur pada malam harinya. Bayangkan saja seandainya ketika bangun pagi hari, tangan ini telah kaku tak mampu kita gerakkan, kaki tak bisa dilangkahkan, betapa tidak nyamannya kondisi seperti itu.

Namun Allah masih menyayangi kita, terbangun pagi hari tanpa kendala mampu melakukan aktivitas seperti hari-hari sebelumnya. Maka, nikmat Allah yang mana lagi yang mau kita dustakan. Terkadang kita merasa kurangnya nikmat yang kita peroleh saat harta yang kita dapatkan tidak sesuai dengan harapan kita. Padahal nikmat Allah itu bukan hanya berupa harta benda dan uang semata.

Lebih daripada itu, nikmat Allah tidak terbatas dan banyak sekali yang kita peroleh setiap harinya. Setiap udara yang kita hirup, setiap hembusan nafas yang kita rasakan setiap hari adalah bukti bahwa Allah tidak pernah berhenti memberikan nikmatnya untuk kita.

Bersyukur adalah perkara yang sulit jika tidak kita biasakan dalam hidup ini, bahkan jangankan bersyukur kepada Allah mengucapkan terima kasih kepada sesama manusia saja terkadang kita sering terlupa. Dalam Al-Qur'an Allah jelaskan bahwa sedikit sekali hamba-Nya yang mau bersyukur.

" WAQALILUMMIN IBADIYASYAKURU " ( QS. SABA : 13 )
Artinya ; " Dan sedikit sekali hamba-hambaku yang pandai bersyukur. " (   QS. SABA : 13 )

Marilah mulai saat ini kita biasakan agar senantiasa bersyukur kepada Allah. Sekecil apapun nikmat yang kita rasakan, kita harus mensyukurinya. Bila kita terbiasa bersyukur atas karunia Allah yang kecil, maka saat menerima kenikmatan yang besar, menjadi sangat mudah.

Imam Al-Ghazali mengatakan bahwa cara bersyukur kepada Allah ada empat cara, yaitu :

1. Mengucapkan kalimat " Alhamdulillah " ketika mendapatkan nikmat atau rezeki
2. Meyakini dengan sepenuh hati bahwa nikmat tersebut berasal dari sang Pencipta ( Allah SWT )
3. Mempergunakan nikmat tersebut dengan sebaik-baiknya pada jalan kebaikan demi memperoleh keridhoan Allah SWT.
4. Menjaga nikmat tersebut agar tidak disia-siakan.

Dengan demikian kita selalu berusaha untuk menjadi hamba Allah yang senantiasa bersyukur dan semoga kita termasuk orang yang dinyatakan Allah " Sedikit sekali hamba yang pandai bersyukur ". Yang sedikit itulah termasuk kita hendaknya. Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search