Makna Di Balik " Mahar " Seperangkat Alat Shalat Dan AL-Qur'an

- 08.35
Seperangkat alat shalat biasanya ditata sedemikian rupa dalam suatu tempat, disandingkan dengan Al-Qur'an dan dihiasi dengan berbagai bentuk yang membuatnya terlihat cantik. Mahar yang terlihat islami dan suci, terlalu murah dan mudah diperoleh di pasar, tapi sebenarnya ada beban yang sangat berat di balik itu semua.
Makna Di Balik " Mahar " Seperangkat Alat Shalat Dan AL-Qur'an
Tidak jarang mukena dan Al-Qur'an yang sudah dihiasi sedemikian rupa pada hari pernikahan pada akhirnya hanya menjadi hiasan di lemari tanpa pernah disentuh. kenapa disimpan lemari, karena sang pengantin masih memiliki mukena atau mushaf Al-Qur'an yang lain untuk ibadah.

Ketika laki-laki berkata "saya terima menikahi anak kandung bapak fulanah binti fulan dengan seperangkat alat Shalat dan Alquran ", ada "beban" baru dipikulnya.

Bebannya bahwa suami wajib untuk mengajarkan shalat dan Al-Qur'an kepada istrinya yang disimboli dengan pemberian seperangkat alat shalat dan Al-Qur'an. Suami juga diwajibkan untuk menjaga Shalat istrinya dengan terus mengingatkan dia dan membimbing dia sehingga tidak melalaikan dan melupakan kewajiban yang satu ini. Karena Shalat adalah amalan yang pertama akan di perhitungkan ( Hisab ) diyaumul mahsyar kelak.

Tidak apa-apa mahar yang diberikan sengaja disimpan, karena memiliki alasan yang masuk akal, peralatan dan shalat dan Al-Qur'an yang lain masih ada. Masalahnya adalah ketika, setelah persetujuan dari suami ijab kabul, sang suami tidak memperhatikan 'beban' baru yang harus dipikulnya. 

Seorang suami memikul beban suatu kewajiban untuk menjaga istri dan anak-anaknya dari siksaan api neraka, sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat At-Tahrim ayat 6 :

" Hai orang-orang yang beriman, pelihara dan jagalah dirimu dan keluargamu dari siksaa api neraka ". (Qs.  At-Tahrim ayat 6 )

Dengan demikian dapat kita pahami bahwa Mahar " Seperangkat Alat Shalat dan Al-Qur'an adalah suatu tanggung jawab besar yang dipikul oleh suami, agar keluarga yang dibangun menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan dirahmati oleh ALLAH subhanahu wata'ala, Aaamiin. 
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search