Lima Dampak Buruk Makanan Haram

- 10.48
Allah memerintah kepada hamba-hamba-Nya untuk memakan yg halal dari makanan sebelum memerintahkan mereka untuk mengerjakan amal shaleh. Karena makanan yg di konsumsi seseorang memberi pengaruh yg kuat dalam segala amal yg di kerjakannya.
Allah Subhanahu wata'la berfirman,

"Hai para rasul, makanlah kalian dari makanan yg baik baik, dan kerjakanlah amal shaleh. Sesungguhnya Aku maha mengetahui apa yg kamu kerjakan." (QS. Al_Mukmin:51)
Lima Dampak Buruk Makanan Haram
Ibnu katsir berkata, "Allah Ta'ala memerintahkan hamba-hamba-Nya dari para rasul untuk makan yg halal dan beramal shaleh. Ini menunjukkan bahwa makanan halal membantu untuk beramal shaleh. Lalu para Nabi menjalankan seruan ini dengan lengkap."

Ada ulama yang berkata: setiap apa yg Allah halalkan maka pasti ia baik dan bermanfaat untuk fisik, dan agama seseorang. Sebaliknya, setiap apa yg Allah haramkan maka itu buruk dan berbahaya terhadap diri dan Agamanya." (Dinukil Ibnu Katsir dalam Tafsirnya).
Sesuatu yg haram hanya akan mendatangkan keburukan walaupun ia menarik dan banyak orang terpukau kepadanya. Sesungguhnya nilai baik itu di tentukan oleh syariat, bukan dengan akan semata.

DAMPAK BURUK MAKANAN HARAM 
di antara dampak buruk makanan haram adalah:

PERTAMA: Makanan haram akan merusak hati, apa yg dikonsumsi seseorang kedalam perutnya memiliki hubungan sangat erat dengan Qalbunya; sehat dan rusaknya. Karenanya Nabi Muhammmad Shallalahu alaihi wasallam. pernah bersabda, "Sungguh sesuatu yang halal itu jelas dan yg haram juga jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara Syubhat(samar samar) yg tidak diketahui oleh orang banyak." Kemudian sesudah itu beliau bersabda, "Ketahuilah, sesungguhnya dalam diri kita terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk maka buruklah seluruh tubuh ini; ketahuilah bahwa dia adalah hati." (Muttafaq Alaih).

Al_Munawi berkata: "Rasulullah menyampaikan ini sesudah sabda beliau 'perihal halal itu jelas', sebagai peringatan bahwa makanan halal itu dapat menyinari dan memperelok hati, sedangkan makanan Subhat  itu akan membuat hati keras."
Maka orang-orang yg biasa mengonsumsi makanan haram hatinya akan menjadi keras dan kasar.
Karena Allah mencabut rasa iba, lemah lembut, dan penyayang dari hati mereka. Sehingga mereka tidak merasa kasihan kepada orang kafir dan tidak terketuk hatinya membantu orang-orang yg kesusahan.

KEDUA: Doa tidak di kabulkan. Karena makanan haram itu dapat menghalangi terkabulnya doa dan di ijabahi permohonan. Dalilnya hadist Nabi Muhammad SAW. Yg menyebutkan seorang laki-laki yg telah menempuh perjalanan jauh, sehingga rambutnya kusut dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke atas langit seraya berdoa: 'Wahai tuhanku, wahai tuhanku.' Padahal, makanannya dari perkara haram, minumnya dari perkara haram, pakayannya dari perkara haram dan perutnya di kenyangkan dari perkara haram, maja bagaimakah Allah akan memperkenankan doanya,"(HR. Muslim)
Umar bin Khattab berkata, "Dengan menjahui apa yg Allah haramkan dan bertasbih maka akan di kabulkan doanya".

Ibnu Rajab berkata, "Makanan, minuman, dan pakaian yg haram serta mengenyangkan diri denganya akan menjadi sebab tidak di kabulkan doa."

KETIGA: merusak amal amal Shaleh. Akibatnya, makanan yg haram menyebabkan amal-amal ibadah tidak diberi pahala.

Rasulullah SAW. Bersabda, " Shalat tidak di terima tanpa bersuci & tidak pula Shaqadah yg dari kecurangan akan di terima. " ( HR. Muslim)
Ibnu Abbas ra. Berkata, "Allah tidak akan menerima shalatnya seseorang yg didalam lambungnya terdapat makanan haram."

Ibnu Daqiq berkata dalam syarah hadist muslim di atas." Dan bahwa makanan lezat yg tidak mubah akan menjadi bencana atas pemakannya serta amal ibadahnya tidak di terima Oleh Allah SWT."
Wahab bin al-Warad berkata, "Jika kamu menjalankan ibadah selama pasukan ini pergi maka sedikitpun tak bermanfaat untukmu sehingga engkau lihat apa yg masuk kedalam perutmu; halal ataukah haram itu ?"

KE EMPAT: Merasa hina dan rendah. Mengonsumsi makanan haram akan merasa hina & rendah diri karena dia hidup di atas ke Zaliman terhadap orang lain, memakan harta mereka dan merampas hak-hak mereka. Sehingga hatinya merasa hina dan jiwanya merasa rendah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

"Dan dosa adalah sesuatu yang membuat goncang hatimu dan engkau tidak suka orang-orang mengetahuinya." (HR. Muslim)

KELIMA: Menyebabkan keturunannya rusak. Yakni makanan haram yg di konsumsi seseorang untuk dirinya dan keluarganya akan menyebabkan keturunannya menjadi rusak agama dab akhlaqnya. Allah tidak menjaga mereka sebagai hukuman atas perbuatan orang tua yg mengambil yang haram. Karena anak yg shaleh, baik dan nurut menjadi pembahagia dan permata untuk orabg tuanya. Allah cabut kebahagiaan ini dari hidupnya.

Sebaliknya, siapa yg mencukupkan diri dengan yg halal Maka Allah akan menjaga dan memberkahi keturunanya.

Ibnu al-Munkadir berkata, "Sesungguhnya Allah akan senantiasa menjaga anak dan cucu orang shaleh serta orang-orang yg disekitarnya dengan sebab dirinya. Mereka senantiasa mendapat perlindungan dan pengamanan dari Allah.
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search